Pertanyaan Bagus untuk Calon Karyawan

Wawancara kerja bisa membuat stres bagi pemberi kerja yang melakukan wawancara dan calon pekerja. Untuk menghilangkan sebanyak mungkin stres, persiapkan diri Anda sebelum wawancara dengan pertanyaan yang relevan dengan posisi dan kualitas yang Anda cari pada seorang karyawan. Dipersiapkan dengan baik dengan pertanyaan-pertanyaan yang relevan juga akan membantu memudahkan calon pekerja.
Menentukan Kualifikasi
Anda ingin mengetahui apakah kandidat pekerjaan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk melakukan persyaratan pekerjaan. Pernahkah dia melakukan tugas di masa lalu yang konsisten dengan deskripsi pekerjaan? Sangat penting untuk menentukan apakah pengalaman kerja dan pendidikan relevan dengan tugas pekerjaan. Misalnya, jika pekerjaan di asuransi, minta kandidat untuk memberi tahu Anda tentang pengalamannya di industri asuransi.
Pertanyaan yang berorientasi pada tujuan
Cari tahu karier dan tujuan pribadi calon karyawan untuk melihat apakah ia cocok untuk posisi dan keseluruhan misi dan visi perusahaan. Sebuah perusahaan yang biasanya mempromosikan dari dalam akan mencari kandidat yang ingin melanjutkan karirnya. Tanyakan posisi apa yang dia bayangkan dalam 10 tahun dari sekarang. Pertanyaan lain adalah: "Apa tujuan karier Anda dan bagaimana Anda berencana untuk mencapainya?"
Pertanyaan Minat Pekerjaan
Ukur seberapa baik minat kandidat berhubungan dengan pekerjaan dengan mengajukan pertanyaan tentang apa yang paling ia sukai atau nikmati tentang pekerjaan sebelumnya atau saat ini. Jika kandidat menjawab pertanyaan ini dengan jawaban yang salah, ia mungkin tidak cocok untuk pekerjaan itu. Misalnya, seorang karyawan yang senang bekerja sendirian dan menyelesaikan detail yang rumit mungkin tidak cocok untuk posisi penjualan.
Wawancara Perilaku
Pertanyaan wawancara pekerjaan perilaku biasanya tidak dalam bentuk pertanyaan tetapi pernyataan yang membutuhkan respons dari kandidat pekerjaan. Pertanyaan perilaku berfokus pada bagaimana karyawan potensial akan bereaksi ketika dihadapkan dengan tugas atau situasi yang sulit. Seorang majikan dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana kandidat merespons dalam situasi masa lalu dengan memberikan skenario situasi umum yang mungkin timbul pada posisi yang ia wawancarai. Contoh dari pernyataan wawancara perilaku adalah, "Ceritakan tentang saat atasan Anda tidak puas dengan kinerja Anda."