Kualitas Baik Organisasi Informal

Juga dikenal sebagai selentingan, organisasi informal, yang terdiri dari interaksi karyawan informal, memiliki beberapa keunggulan signifikan dibandingkan saluran komunikasi yang lebih formal. Para pemimpin perusahaan terkadang memiliki kekhawatiran tentang rumor atau gosip yang berlanjut melalui percakapan selentingan. Namun, jaringan informal memengaruhi budaya perusahaan, dan ketika dikelola dengan baik, mereka dapat meningkatkan komunikasi dan moral secara keseluruhan.

Komunikasi yang cepat

Beberapa pemimpin perusahaan lebih suka meminta karyawan mendengarkan pesan penting dengan cara yang lebih formal. Namun, organisasi informal sering memungkinkan pesan menyebar cukup cepat melalui jajaran karyawan. Jika pesan tersebut memiliki nada positif seperti membangun minat dalam mendukung inisiatif atau kegiatan perusahaan, karyawan sering dapat menginspirasi gelombang minat melalui interaksi informal mereka. Manfaat ini sangat berguna dalam organisasi yang sangat bergantung pada keterlibatan karyawan.

Mendukung Komunikasi Formal

Terkadang saluran komunikasi formal gagal menghasilkan informasi yang cukup berguna dan relevan untuk membantu karyawan mengoptimalkan kinerja. Manajer puncak dan pemimpin lainnya mungkin lalai untuk menyampaikan pesan penting atau membiarkan pekerja garis depan tidak berkomunikasi. Dalam hal ini, komunikasi informal dapat membantu mengisi beberapa kesenjangan dan mempertahankan lebih banyak karyawan dalam lingkaran tersebut. Beberapa manajer lini depan mencoba memanfaatkan manfaat dari organisasi informal ini dengan meminta pekerja menyebarkan berita dengan pesan-pesan penting.

Kohesi

Manfaat utama organisasi informal adalah memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan ikatan dengan rekan kerja. Ini meningkatkan kohesi dan semangat kerja secara keseluruhan. Karyawan yang bekerja bersama sering kali menghasilkan hasil yang lebih baik jika mereka memiliki hubungan baik yang jauh dari proses kerja. Serupa, ketika karyawan dari berbagai bidang fungsional atau tim kerja berinteraksi secara informal, mereka memiliki komunikasi dan kemauan yang lebih baik untuk bekerja bersama dengan orang lain.

Umpan Balik Karyawan

Meskipun beberapa manajer memiliki keprihatinan tentang percakapan yang berlangsung di organisasi informal, yang lain menyadari bahwa mereka tidak bisa dihindari dan secara proaktif mencoba memanfaatkannya. Mereka mungkin terlibat dalam percakapan selentingan atau mendapatkan umpan balik dari karyawan kunci tentang sentimen karyawan tentang masalah dan situasi tertentu. Umpan balik informal ini sering terjadi lebih cepat dan dengan kejujuran yang lebih besar ketika karyawan secara resmi diminta untuk memberikan umpan balik atau berbagi pendapat tentang kegiatan perusahaan.

Pesan Populer