Cara Mengetahui Saat Pergi dari Konflik di Tempat Kerja

Perspektif yang berbeda dapat membawa ide dan inovasi baru ke bisnis kecil tetapi kadang-kadang, perbedaan ini dapat meningkat menjadi konflik. Konflik-konflik ini dapat timbul dari kompetisi yang memanas untuk mendapatkan promosi atau kenaikan gaji. Setelah bentrokan ini terjadi, konsekuensi serius dapat dijatuhkan kepada pihak-pihak yang berkontribusi. Cara terbaik untuk menghindari masalah dengan atasan Anda adalah dengan berjalan kaki sebelum sebuah argumen mencapai titik "tidak bisa kembali." Anda tidak ingin menghindari semua orang yang memiliki pendapat berbeda, tetapi untuk tetap aman, pelajari tanda-tanda peringatan.

1.

Tinggalkan percakapan dengan tenang jika terjadi pemanggilan nama atau ancaman. Kunjungi departemen sumber daya manusia segera untuk membuat laporan resmi tentang kejadian tersebut.

2.

Perhatikan bahasa tubuh orang lain untuk tanda-tanda berbahaya seperti kepalan tangan atau posisi bertarung. Rilekskan tubuh Anda, lalu menjauhlah dari diskusi jika Anda memperhatikan hal-hal ini.

3.

Maafkan diri Anda dengan diam-diam jika konfliknya terjadi antara orang lain. Jangan terlibat atau memihak karyawan.

4.

Berhentilah berbicara ketika menjadi jelas bahwa diskusi tidak dapat diselesaikan melalui percakapan saat ini. Mengulangi pertengkaran dan berteriak adalah tanda bahwa Anda harus pergi.

Tip

  • Anda harus menggunakan nada yang tenang dan tenang saat mengakhiri percakapan yang marah.

Peringatan

  • Berhati-hatilah dengan orang-orang yang pernah mengalami konflik dengan Anda. Ini mungkin indikasi masalah mental atau emosional.

Pesan Populer