Contoh Data Mining Vs. Riset Pemasaran Tradisional

Riset pemasaran tradisional sering melibatkan penilaian pasar secara keseluruhan untuk suatu barang atau jasa, mensurvei konsumen tentang kesukaan dan ketidaksukaan mereka, dan melakukan kelompok fokus untuk mengukur respons konsumen terhadap suatu produk baru. Pertumbuhan teknologi informasi telah mengubah riset pasar, dengan semakin banyak analis yang belajar tentang preferensi konsumen dan kebiasaan membeli dengan menambang sekumpulan besar data kuantitatif dan menggunakan algoritme kompleks untuk mengungkap pola dan korelasi yang memungkinkan pemasaran yang lebih efektif.
Fitur Data Mining
Penambangan data menggunakan teknik statistik untuk menemukan korelasi antara berbagai faktor dan variabel dalam kumpulan data besar, menurut Profesor Universitas Yale Ian Ayres, penulis "Super Crunchers." Kumpulan data ini sering diukur dalam terabyte, satu terabyte setara dengan 1.000 gigabytes. Penambangan data sering memberi bisnis sejumlah besar informasi tentang perilaku pelanggan mereka dan kebiasaan membeli, memungkinkan mereka untuk lebih efektif memasarkan barang-barang mereka.
Contoh Penambangan Data
Ayres mengutip peritel online fitur Amazon.com yang memberi tahu pelanggan potensial bahwa orang yang menyukai satu produk tertentu juga menyukai barang-barang tertentu lainnya sebagai contoh pemasaran melalui penambangan data. Dalam contoh lain, penerbit kartu kredit, Capital One, membuat daftar produk dan layanan yang akan dibeli konsumen untuk perwakilan berdasarkan karakteristik dari rekening kartu kredit pelanggan.
Penelitian Pasar Tradisional
Sementara data mining menekankan pada penggalian informasi prediktif tentang pelanggan dan penjualan dari basis data besar, riset pemasaran tradisional berfokus pada mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian rumah tangga dan organisasi. Data yang relevan kemudian dikumpulkan, seringkali melalui data penjualan, survei dan kelompok fokus, menurut Profesor Roger A. Kerin, penulis buku teks "Pemasaran." Peneliti pasar tradisional mengidentifikasi peluang, mengumpulkan informasi yang diperlukan, kemudian merumuskan strategi penjualan yang sesuai. Penambangan data bergantung pada informasi yang sudah tersedia.
Pertimbangan
Penambangan data telah mengubah bidang penelitian pasar, memicu pertumbuhan kesempatan kerja dalam profesi ini. Biro Statistik Tenaga Kerja AS telah memproyeksikan pertumbuhan peluang kerja riset pasar di atas rata-rata, dengan peluang terbaik yang ada untuk pria dan wanita dengan tingkat tinggi dan keterampilan kuantitatif yang kuat yang memungkinkan mereka untuk mengekstrak makna dari data.